Pendidikan tentang Persiapan Makanan Pendamping (PMT) Menggunakan Makanan Lokal untuk Balita Kurang Gizi di Posyandu Asoka 8 di Lubuk Linggau
DOI:
https://doi.org/10.59141/jiss.v7i7.2455Keywords:
pemberian makanan tambahan, makanan lokal, kekurangan gizi, pendidikan gizi, balitaAbstract
Kekurangan gizi pada balita tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan yang dapat berdampak negatif pada pertumbuhan, perkembangan kognitif, imunitas, dan produktivitas anak di masa depan. Salah satu strategi untuk mengatasi masalah ini adalah pemberian Makanan Tambahan ( Penambah Gizi) . Makanan Tambahan /PMT) berbasis bahan makanan lokal, yang dapat meningkatkan asupan nutrisi sekaligus mendorong kemandirian keluarga dalam menyiapkan makanan bergizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu balita kurang gizi mengenai pembuatan PMT berbasis bahan makanan lokal di Posyandu Asoka 8, Lubuk. Linggau . Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan edukatif yang melibatkan ceramah interaktif, pendidikan gizi berbasis brosur, diskusi, dan sesi tanya jawab. Peserta terdiri dari 13 ibu balita kurang gizi di wilayah kerja Puskesmas Megang . Evaluasi dilakukan dengan menilai pemahaman peserta sebelum dan sesudah intervensi pendidikan melalui kegiatan tanya jawab dan observasi partisipasi selama sesi. Hasil menunjukkan bahwa sebelum pendidikan, beberapa ibu memiliki pengetahuan terbatas mengenai konsep, tujuan, komposisi gizi, dan metode persiapan PMT lokal yang tepat. Setelah menerima pendidikan melalui brosur dan diskusi interaktif, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang persiapan PMT, termasuk memilih bahan-bahan lokal yang bergizi, menentukan porsi yang tepat, dan menerapkan teknik pengolahan makanan yang benar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan PMT berbasis makanan lokal merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan mendukung praktik gizi berkelanjutan untuk balita kurang gizi. Pendidikan gizi berkelanjutan yang terintegrasi ke dalam kegiatan Posyandu rutin direkomendasikan untuk memperkuat kapasitas ibu dalam mencegah dan mengurangi kekurangan gizi balita.
References
Almatsier, S. (2010). Prinsip dasar ilmu gizi. PT Gramedia Pustaka Utama.
Almatsier, S. (2021). Prinsip dasar ilmu gizi. Gramedia.
Amirah, A. N., & Rifqi, M. A. (2019). Characteristics of maternal nutrition knowledge and nutritional status of toddlers (BB/TB) aged 6–59 months. Amerta Nutrition, 3(3), 189. https://doi.org/10.20473/amnt.v3i3.2019.189-196
Anitah, S. (2010). Media pembelajaran. Yuma Pustaka.
Ghodsi, D., Omidvar, N., Rashidian, A., Raghfar, H., Eini-Zinab, H., & Ebrahimi, M. (2017). Key informants' perceptions on the implementation of a national program for improving nutritional status of children in Iran. Food and Nutrition Bulletin, 38(1), 78–91.
Hanifah, R. N., Djais, J. T., & Fatimah, S. N. (2020). Prevalence of underweight, stunting, and wasting in children aged 12–18 months in Jatinangor District. Jurnal Sistem Kesehatan, 5(3), 1–5.
Hosang, K. H., Umboh, A., & Lestari, H. (2017). The relationship of supplementary feeding to changes in the nutritional status of undernourished children under five in Manado City. e-CliniC, 5(1).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2010). Laporan nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Petunjuk teknis edukasi gizi dalam pemberian makanan tambahan (PMT) lokal bagi ibu hamil dan balita. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan kesehatan masyarakat Indonesia 2021: Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Petunjuk teknis pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Khair, A., et al. (2021). Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 12(1). https://doi.org/10.33859/dksm.v12i1
Ningsih, D. A. (2022). A study of determinants related to poor nutritional status.
Organization, W. H. (2018). Reducing stunting in children: Equity considerations for achieving the Global Nutrition Targets 2025. World Health Organization.
Prasetyo, Y. B., Permatasari, P., & Susanti, H. D. (2023). The effect of mothers' nutritional education and knowledge on children's nutritional status: A systematic review. International Journal of Child Care and Education Policy, 17(1), 11.
Rahma, F. R. (2025). The relationship between PMT and the status of undernourished toddlers at the Mlati 1 Sleman Health Center. Pontianak Nutrition Journal, 8, 677–686.
Ramazana, C. V., Zuheri, Z., & Alaydrus, S. Q. (2024). The effect of local supplementary feeding on nutritional status in undernourished toddlers at the Simpang Tiga Aceh Besar Health Center. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 11(11), 2066–2072. https://doi.org/10.33024/jikk.v11i11.16048
Ssentongo, P., et al. (2021). Global, regional and national epidemiology and prevalence of child stunting, wasting and underweight in low- and middle-income countries, 2006–2018. Scientific Reports, 11(1), 1–12.
Subarkah, J., Chunaeni, S., & Arfiana, A. (2024). Evaluation of the supplementary feeding programme targeted at malnourished toddlers in Prabumulih City, Indonesia. Malahayati International Journal of Nursing and Health Science, 7(4), 413–424.
Vieira, M., Teixeira, A., & Carvalho, G. S. (2021). Effectiveness of the "Planning Health in School" programme on children's nutritional status. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(23), 12846.
Wardani, K., & Renyoet, B. S. (2022). Literature study: Estimation of potential economic loss due to undernutrition in Indonesia. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(1), 114–127.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tasya Diajeng Ayu, Nurwijayanti Nurwijayanti, Harmonedi Harmonedi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




