Strategy for Management and Monitoring of Groundwater Quality in Oilcontaminated Soil Recovery Areas in Siak Regency, Riau Province

Authors

  • Khairi Setiawan Universitas Riau, Indonesia
  • Bintal Amin Universitas Riau, Indonesia
  • Wawan Wawan Universitas Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59141/jiss.v7i3.2278

Keywords:

Groundwater Quality, PKM 15.800 Lukut, Oil-Contaminated Soil, Total Petroleum Hydrocarbon (TPH)

Abstract

Groundwater is an essential natural resource that supports ecological balance and human life; however, it is highly vulnerable to contamination from industrial activities, particularly oil and gas operations. Oil spills can cause significant environmental degradation, affecting soil quality, groundwater systems, and the socio-economic conditions of surrounding communities. This study aims to analyze the impact of oil contamination and to formulate strategies for managing and monitoring groundwater quality in the oil-contaminated soil recovery area at PKM 15,800 Lukut, Siak Regency, Riau Province. The research was conducted from May to December 2025 using a mixed-methods approach that combines environmental monitoring, laboratory analysis of groundwater samples, field observations, and socio-economic surveys of local communities. Groundwater samples were analyzed for Total Petroleum Hydrocarbon (TPH) parameters, including short-chain (C6–C9) and long-chain (C10–C36) hydrocarbons. The results show that although traces of TPH were detected during early monitoring, subsequent monitoring indicates that groundwater quality has remained below the established environmental quality standards. Ecologically, the affected area shows signs of ecosystem recovery through the presence of pioneer vegetation and diverse fauna, while socio-economic impacts include reduced oil palm productivity and community concerns regarding environmental safety. The study concludes that groundwater quality in the study area is generally stable after remediation, and that an integrated and proactive strategy—incorporating community participation, institutional support, and continuous environmental monitoring—is essential for sustainable groundwater management and long-term environmental recovery.

References

Al-Ghussain, L., & Jenner, S. 2020. Social and psychological impacts of oil pollution in rural communities. Journal of Environmental Psychology, 69, 101428.

Arikunto, S. 2016. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Astuti, R., & Prasetyo, L. B. 2021. Kolaborasi multipihak dalam pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 6(2), 101–114.

BBKSDA Riau. 2022. Laporan pengelolaan dan pemantauan lingkungan kawasan konservasi Provinsi Riau. Pekanbaru: Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau.

Charlena, Zainal Alim, Abdul Haris dan Fajar Kurniawan. 2013. Bioremdiasi Senyawa Hidrokarbon pada Tanah Tercemar Limbah Minyak Berat Menggunakan Teknik Landfarming. Prosiding Seminar Nasional Sains V. 673-683.

Chambers, R. 2019. Rural development: Putting the last first. London: Routledge.

Creswell, J. W. 2014. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Darwis, A. 2018. Hidrogeologi lingkungan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Dwidjono, H. 2020. Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan. Jurnal Administrasi Publik, 17(1), 45–58.

EPA. 2019. Best management practices for contaminated soil remediation. Washington, DC: United States Environmental Protection Agency.

Fetter, C. W. 2018. Applied hydrogeology (4th ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson Education.

Freeze, R. A., & Cherry, J. A. 2019. Groundwater. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Fitriani, D., Prasetyo, L. B., & Nugroho, H. Y. S. 2023. Penilaian risiko hidrokarbon minyak bumi pada air tanah di wilayah terdampak kegiatan migas. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 19(2), 145–158.

Hassan, R., & Widodo, T. 2020. Income vulnerability and household economic resilience in agricultural communities. Asian Journal of Agriculture and Development, 17(2), 45–60.

Hidayat, A. 2022. Peran tokoh masyarakat dalam perubahan perilaku lingkungan di wilayah pedesaan. Jurnal Sosiologi Lingkungan, 5(1), 33–46.

Hoang, A. T., Nižetić, S., & Duong, X. Q. 2021. Heavy petroleum hydrocarbons in soil and groundwater: Distribution, mobility, and remediation perspectives. Environmental Technology & Innovation, 23, 101691.

IPIECA. 2020. Good practice guide for oil spill response. London: International Petroleum Industry Environmental Conservation Association.

Interstate Technology & Regulatory Council (ITRC). 2011. Petroleum vapor intrusion: Fundamentals of screening, investigation, and management. Washington, DC: ITRC.

ITOPF. 2018. Oil spill monitoring and assessment. London: International Tanker Owners Pollution Federation Limited.

KLHK. 2021. Pedoman teknis pemulihan lahan terkontaminasi limbah B3. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Leewis, M. C., Peijnenburg, W. J. G. M., & Vijver, M. G. 2024. Ecological recovery and bioindicators in oil-contaminated terrestrial ecosystems. Environmental Pollution, 332, 121957.

Mustapha, M. A., Lawal, I. M., & Sadiq, A. 2020. Education level and community response to oil spill pollution. Environmental Challenges, 1, 100007.

Nielsen, D. M., & Nielsen, G. L. 2020. The essential handbook of groundwater sampling. Boca Raton, FL: CRC Press.

Noor, D. 2011. Pengantar hidrogeologi. Bandung: Penerbit ITB.

Nurhayati, S., Pramudya, B., & Hartono, D. 2019. Dampak kontaminasi minyak terhadap struktur tanah dan ketersediaan unsur hara. Jurnal Tanah Tropika, 24(1), 33–42.

Nurlaili, R., & Puspita, E. 2021. Ketergantungan ekonomi petani sawit terhadap satu komoditas di Provinsi Riau. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(2), 119–130.

Peijnenburg, W. J. G. M., Vijver, M. G., & Leewis, M. C. 2023. Assessing ecological risks and recovery processes after petroleum hydrocarbon contamination. Science of the Total Environment, 858, 159890.

Prasetyo, B., Rahmawati, D., & Nugroho, A. 2022. Dampak pencemaran minyak bumi terhadap lahan produktif masyarakat. Jurnal Sosial Ekonomi Lingkungan, 10(2), 87–98.

Pratama, R., & Sari, D. P. 2021. Stres fisiologis kelapa sawit akibat paparan minyak pada tanah. Jurnal Agroekoteknologi, 13(3), 201–210.

Priadie B. 2012. Teknik Bioremediasi Sebagai Alternatif Dalam Upaya Pengendalian Pencemaran Air. Jurnal Ilmu Lingkungan 10(1) 38-48.

Rahayu, S., & Nugroho, H. Y. S. 2022. Dinamika vegetasi sekunder pada lahan terdegradasi di Sumatera. Jurnal Silvikultur Tropika, 4(1), 55–66.

Rahmadani, L., & Kusnadi, E. 2022. Fitoremediasi menggunakan tumbuhan lokal untuk memulihkan tanah terkontaminasi minyak. Jurnal Ekologi dan Lingkungan, 18(1), 34-45.

Ramadhan, A., & Putra, R. 2021. Pengaruh tumpahan minyak terhadap produktivitas lahan pertanian. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 8(2), 77–88.

Saputra, R. 2016. Hidrogeologi dasar dan penerapannya. Jakarta: Erlangga.

Satria, A. 2020. Politik lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryadi, E., Wibowo, A., & Lestari, D. 2020. Spesies pionir sebagai indikator gangguan dan suksesi awal ekosistem. Jurnal Ekologi Hutan, 15(3), 211–223.

Suryadi, G.G & Suprihanto, N. 2017. Optimasi Strategi Pengendalian Kerentanan Air Tanah Dengan Metode Analitycal Heirarchy Prosess (Studi Kasus :Kota Cimahi). Jurnal Teknik Lingkungan ,23(1) 61-68.

Sutrisno, E., & Ardiansyah, R. 2024. Strategi bioremediasi dan pemulihan mikroorganisme tanah pada lahan terkontaminasi minyak. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 12(1), 45–58.

Tjiptoherijanto, P. 2011. Penduduk, pembangunan, dan ketenagakerjaan. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Todd, D. K., & Mays, L. W. 2020. Groundwater hydrology (3rd ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Umar, M., Hakim, L., & Santoso, B. 2024. Konflik sosial pascabencana lingkungan dan mekanisme kompensasi masyarakat. Jurnal Kebijakan Sosial, 6(1), 89–102.

UNEP. 2020. Greening the blue: Environmental sustainability in the water sector. Nairobi: United Nations Environment Programme.

Wibowo, A., Putra, R. A., & Pratama, D. 2024. Monitoring kualitas air tanah pasca remediasi lahan terkontaminasi minyak. Jurnal Teknik Lingkungan, 30(1), 55–67.

Yuliasari, D. 2019. Dampak tumpahan minyak terhadap produktivitas tanaman perkebunan. Jurnal Pertanian Tropis, 6(2), 95–104.

Zulkifliani. 2017. Remediasi Tanah Terkontaminasi Minyak Dan Proses Pengolahan Limbah Berminyak Di Lingkungan Industri Minyak. Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi, 51(3) 4-7.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Setiawan, K., Amin, B., & Wawan, W. (2026). Strategy for Management and Monitoring of Groundwater Quality in Oilcontaminated Soil Recovery Areas in Siak Regency, Riau Province. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 7(3), 1061–1078. https://doi.org/10.59141/jiss.v7i3.2278