Probabilitas Rumah Tangga di Labuhanbatu Selatan Untuk Memiliki Rumah Sendiri Tahun 2020

Authors

  • Ahmat Amini Efendi BPS Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36418/jiss.v2i7.358

Keywords:

status kepemilikan rumah labuhanbatu selatan; regresi logistik multinomial; probabilitas; polikotomus.

Abstract

Rumah, selain sebagai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi juga memiliki benefit sosial ekonomi kepada sang penghuni rumah. Pada tahun 2020, Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang sebagian besar wilayah nya merupakan pedesaan ternyata tingkat kepemilikan rumah sendiri nya berada di 5 terendah di Sumatera Utara, serupa dengan wilayah perkotaan seperti Kota Sibolga, Kota Padang Sidimpuan, dan Kota Pematang Siantar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik demografi apa saja yang mempengaruhi probabilitas rumah tangga untuk memiliki rumah sendiri di Labuhanbatu Selatan tahun 2020 menggunakan model regresi logistik multinomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usia, Pendidikan, Lapangan Usaha KRT, Pengeluaran perbulan, Daerah tempat tinggal rumah tangga, dan Tempat lahir KRT signifikan mempengaruhi status kepemilikan rumah. Model yang terbentuk menemukan bahwa KRT yang Lahir di Labuhanbatu Selatan, tinggal di pedesaan, KRT bekerja di Lapangan Usaha pertanian, rata-rata pengeluaran perbulan kurang dari 2,5 juta rupiah, KRT Lulusan di atas SMA, dan usia KRT di atas 65 tahun berpeluang lebih tinggi untuk memiliki dan tinggal di rumah sendiri, ceteris paribus.

Published

2021-07-21

How to Cite

Ahmat Amini Efendi. (2021). Probabilitas Rumah Tangga di Labuhanbatu Selatan Untuk Memiliki Rumah Sendiri Tahun 2020. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(7), 1030 - 1048. https://doi.org/10.36418/jiss.v2i7.358